INSTITUT KARATE-DO INDONESIA
Dojo 104 - Jakarta Selatan

Minggu, 21 Juli 2013

TIGA ALTET KARATE DIKEROYOK SEKURITI DI GBK



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga atlet pelatnas karate dikeroyok belasan petugas keamanan di pintu IX Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2013) pagi.

Salah satu korbannya adalah Jintar Simanjuntak (26), atlet karate yang mewakili Indonesia untuk kelas 67 Kg di Sea Games 2013 di Myanmar, Desember nanti.

Jintar mendapat luka sobek di pelipis kiri dan lebam-lebam di telinga kiri. Sedangkan dua atlet lainnya, Hendro (25) dan Dedy (24), luka ringan. Kejadian itu pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Jakarta Pusat.

Jintar, ditemui Warta Kota (Tribun Network) di Mapolsek Tanah Abang mengatakan, saat itu sekitar pukul 08.30 WIB, ia bersama 10 atlet lain hendak berlatih di pintu IX Stadion GBK.

Namun, ketika hendak masuk ke tempat latihan, pintu ditutup, dan mereka tidak diperbolehkan masuk oleh seorang sekuriti yang diduga dari Arsenal Fair.

"Tapi setelah pelatih kami datang menginstruksikan pada kami untuk masuk, akhirnya datang penjaga lain memerbolehkan masuk dengan cara lompat pagar," kata Jintar, di Ruang SPK, Mapolsek Tanah Abang, seusai diperiksa.

Namun, lanjut Jintar, karena ada salah satu atlet yang tengah cedera, Asman Husna, tidak bisa meloncati pagar, akhirnya ia membuka pintu tersebut.

Salah satu sekuriti, tuturnya, justru memaki dan mengeluarkan kata-kata kasar. Jintar yang merasa tidak terima, memertanyakan maksud sekuriti itu memakinya.

"Tahu-tahu ada yang mukul saya dari belakang, teman-temannya juga ikut mukulin saya, jumlah banyak, ada belasan orang," ungkap atlet karate peraih dua medali emas di Sea Games 2011.

Merasa kalah jumlah, Jintar dan atlet lain tidak melawan. Sampai akhirnya pelatih dan petugas sekuriti lain melerainya. Setelah kejadian, Jintar bersama atlet lain langsung melapor ke Mapolsek Tanah Abang. Visum pun dilakukan oleh Jintar di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk melengkapi laporan.

Jintar mengaku, tiap hari ia bersama atlet karate lain, rutin berlatih di sana. Namun, ia tidak pernah mendapatkan masalah sebelumnya, meskipun kerap diselenggarakan beberapa acara.

"Kemarin-kemarin enggak ada masalah, waktu ada pertandingan Belanda-Indonesia aja enggak masalah, petugas sekuritinya mempersilakan masuk, lagipula itu memang tempat kami berlatih," papar Jintar yang menyesalkan kejadian tersebut.

Klub sepak bola asal Inggris, Arsenal, Minggu (14/7/2013) hari ini akan bertanding melawan Indonesia di GBK. (*) Read More...

POLISI CIDUK DUA TERSANGKA PENGEROYOK ALTET KARATE


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian Tanah Abang, Jakarta Pusat terus mencari pengeroyok atlet karate di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2013) pagi.

Sementara, polisi telah mengamankan dua orang yang diduga pengeroyok. Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Widarto mengatakan, pihaknya telah mengamankan AF dan F, yang diduga ikut mengeroyok.

"Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa saksi juga telah kami periksa. Bila mereka terbukti mengeroyok, maka akan dikenakan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan bersama-sama, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," kata Widarto, saat dihubungi, Wartakotalive.com (Tribun Network), Sabtu (13/7/2013). (*)

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolitan/2013/07/14/polisi-ciduk-dua-tersangka-pengeroyok-atlet-karate

Read More...

ATLET KARATE YANG DIKEROYOK SEDANG PERSIAPAN SEA GAMES 2013



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pengeroyokan atlet karate di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2013) pagi, terus diusut.

Pelatih para atlet pun bersikeras agar kasus tersebut diusut tuntas. Hasan Basri (41), pelatih para atlet, mengaku akan tetap mengusut kasus tersebut. Sebab, kejadian tersebut sudah melanggar hukum.

"Mereka mengeroyok atlet kami, sangat disesalkan. Padahal, kami sedang berlatih untuk menghadapi pertandingan Sea Games 2013, di Myanmar, Desember nanti," kata Hasan kepada Wartakotalive.com (Tribun Network), di Mapolsek Tanah Abang, Sabtu (13/7/2013).

Tiga atlet pelatnas Karate dikeroyok belasan petugas keamanan di pintu IX Stadion Gelora Bung Karno, Tanahabang, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2013) pagi.

Salah satu korbannya adalah Jintar Simanjuntak (26), atlet karate yang mewakili Indonesia untuk kelas 67 Kg di Sea Games 2013 di Myanmar, Desember nanti.

Jintar mendapat luka sobek di pelipis kiri dan lebam-lebam di telinga kiri. Sedangkan dua atlet lainnya, Hendro (25) dan Dedy (24), luka ringan. Kejadian itu pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Tanah Abang.

Read More...