INSTITUT KARATE-DO INDONESIA
Dojo 104 - Jakarta Selatan

Senin, 01 Oktober 2012

Aturan Baru Kumite Karate Versi World Karate Federation (WKF) 2012

Dalam pertandingan kumite, unsur penilaian dipengaruhi dua hal yaitu nilai dan pelanggaran. Dalam kumite, durasi pertandingan dibatasi selama tiga menit untuk putera dan dua menit untuk puteri (senior). Untuk memperebutkan medali waktu empat menit untuk putera dan tiga menit untuk puteri (senior). Di kelas Under-21, waktu yang dipergunakan adalah 3 menit untuk putera dan dua menit untuk puteri, dan tidak ada tambahan waktu. Jadi Wasit dan Juri langsung memberikan nilai melalui mekanisme Hantei. Di kelas kadet dan junior waktu dibatasi selama dua menit, baik babak penyisihan sampai perebutan medali. Di kategori ini pun tidak ada tambahan waktu.



Apa kriteria untuk menentukan teknik itu layak diberi nilai/ poin?
Keseluruhan sebuah teknik harus mencakup keenam kriteria itu, yakni bentuk yang baik tidak melenceng dari esensi gerak dasar tradisional, sikap sportif yang ditunjukkan, menampilkan semangat yang tinggi, penuh kesadaran (zanshin), penempatan gerakan di waktu yang tepat, dan jarak yang benar.

Daerah mana saja yang boleh kita serang?
Ada tujuh area yang boleh kita serang, dan harus dengan kontrol yang baik yakni kepala, muka, leher, dada, perut, punggung, dan sisi.


Dalam peraturan baru karate WKF, Tingkat penilaian untuk mendapatkan poin itu sendiri dibagi tiga yaitu Ippon (3 angka), Waza Ari (2 angka), dan Yuko (1 angka). Nilai Ippon akan diberikan untuk teknik seperti tendangan jodan (atas) yang termasuk mawashi geri, gyaku mikazuki geri, mae ushiro geri, dan atau semua teknik yang bernilai dilakukan setelah lawan dibanting/ dilempar atau jatuh sendiri. Untuk bernilai ippon ini, wasit memberikan waktu selama dua detik bagi kita untuk mengeksekusi gerakan. Apabila tidak memenuhi syarat itu, dianggap tidak ada poin yang masuk atau torimasen.

Kemudian, teknik apa saja yang akan memberikan nilai Waza Ari (dua poin)?
Semua tendangan chudan. Bisa ke punggung, bisa ke dada, bisa ke perut, ke pinggir atau samping, dan situasi tertentu (untuk hal ini dalam penjelasan berikutnya).


Bagaimana dengan nilai Yuko?

Teknik chudan dan jodan tsuki, serta uchi bisa menghasilkan poin satu asal penempatannya tepat di tujuh area poin seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Untuk memahami secara lebih jelas, berikut saya perlihatkan gambar gestur seorang wasit dan juri ketika memberikan nilai. Sumber : http://www.karatedo-indonesia.blogspot.com/2011/12/aturan-kumite-karate-versi-world-karate.html
Read More...

KISRUH CABANG OLAHRAGA KARATE PON XVIII 2012 RIAU

LENSAINDONESIA.COM: Kisruh di sepakbola akhirnya merembet ke cabang olahraga karate yang berlangsung di GOR Tribuana, Pekanbaru diawarnai kericuhan, Kamis (13/9).kericuhan terjadi saat laga perempat final kelas 55kg putra. Saat itu, dua karateka Jawa Tengah (Jateng) Imam Tauhid Raga Nanda bertarung lawan Tebing (DKI Jakarta).

Pertarungan berakhir dan dimenangi Tebing 4-2, merasa dikerjai wasit pelatih karate Jateng Munginsdi mengamuk. Dia mengambil kursi dan melemparkannya ke arena pertandingan. Dia juga mengejar, mendorong dan mengamuk wasit dan juri pertandingan. Situasi ini memancing emosi kontingen Jateng yang ikut-ikutan masuk lapangan.

Sementara itu, atlet dan penonton yang berada di tribun berteriak-teriak dan ada yang melempar botol air minum kemasan. “Wasit tidak fair, keputusannya tidak adil,” teriak kontingen Jateng.

Sementara atlet dan pendukung KI Jakarta juga tidak mau kalah. “Kampungan, kampungan,” kata pendukung dan atlet DKI.

Polisi dan pihak kemanan turun ke lapangan. Ofesial tim lain juga membantu untuk melerai aksi ricuh ini. Situasi akhirnya bisa dikendalikan, kendati pertandingan lainnya sempat terhenti. Pertandingan lainnya akhirnya bisa dilanjutkan.

Anggota kontingen karate Jateng, Amin Siahaan mengatakan, seharusnya wasit mengambil keputusan secara fair dalam memimpin. Sehingga atlet dan kontingan tidak merasa dirugikan.

“Keputusan harus fair dan jujur. Biarkan yang terbaik jadi pemenang dan juara. Selama itu dilakukan dan dijalankan, semuanya pasti enak,” tutur Amin, dipinggir lapangan.
Sumber : http://www.lensaindonesia.com/2012/09/13/kisruh-cabor-karate-pon-xviii-2012-riau.html
Read More...

INDONESIA JUARA UMUM KEJUARAAN KARATE SEKF 2012


Jakarta (ANTARA News) - Indonesia menjadi juara umum pada Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEKF) 2012, setelah mengumpulkan total sembilan medali emas, delapan perak, dan 12 perunggu.

Siaran pers PB Forki yang diterima di Jakarta, Minggu, menyebutkan pada kejuaraan di Bangkok, Thailand, sejak Jumat (28/9) itu, Indonesia pada hari terakhir, Minggu, menambah dua medali emas dari nomor kata perseorangan junior putri dan junior kata beregu putri.

Emas nomor kata putri diraih Mastura Nawar Kautsar yang mengalahkan karateka Vietnam Pham Thu Ha dengan skor 3-1 di partai puncak. Sedangkan nomor kata beregu kadet junior campuran, Indonesia menyabet medali emas setelah menundukkan tim kata beregu kadet junior tuan rumah dengan skor 2-1.

Sementara posisi kedua diisi Malaysia yang menorehkan sembilan emas, empat perak, dan tiga perunggu. Sedangkan tuan rumah Thailand berada di posisi ketiga dengan lima medali emas, tujuh perak, dan 11 perunggu.

"Saya tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun. Sebab, lawan bisa tampil lebih bagus. Alhamdulillah, saya rileks tanpa tekanan, sehingga mampu mempersembahkan medali emas," kata Nawar.

Tim kata beregu putri Indonesia meraih medali emas setelah mengalahkan tim karateka tuan rumah.sementara tim kata beregu campuran Indonesia yang diperkuat Nawar, Vina Aprilia, dan I Made Sari tampil solid.

"Kami menjaga kebersamaan agar tidak ada gerakan yang tidak sinkron, dan semua berjalan lancar sesuai harapan kami," tutur Nawar.

Tapi Ketua Umum PB FORKI Hendardji Soepandji mengaku belum puas dengan hasil yang dicapai tim karate Indonesia meski target lima medali emas yang dicanangkan sudah terlampaui.

"Akan ada evaluasi untuk tim agar persiapan menjelang SEA Games 2013 Myanmar benar-benar matang," ujar Hendardji.

Dia menambahkan penampilan karateka yang berhasil meraih emas seperti Stanley Soegianto (kata perseorangan putra), Nawar (kata perseorangan putri), dan Vina Aprilia sangat luar biasa. Mereka akan dimatangkan sebagai bagian dari proses regenerasi. Sedangkan karateka senior, peformanya di luar harapan.

"Yang jadi harapan kami sebetulnya karateka senior. Tapi, di ajang ini mereka masih belum tampil maksimal. Karateka senior akan dimatangkan di Piala Kasad dan Kejuaraan Dunia di Paris, Prancis, November mendatang," katanya.

(A020/I015)

Editor: Aditia Maruli Sumber : http://www.antaranews.com/berita/336098/indonesia-juara-umum-kejuaraan-karate-sekf-2012
Read More...