INSTITUT KARATE-DO INDONESIA
Dojo 104 - Jakarta Selatan

Jumat, 25 Mei 2012

PERGURUAN PERKAINDO BERUBAH NAMA DAN LAMBANG MENJADI SHOTO-KAI

Lambang Lama

Lambang Baru



SURABAYA, Timex-Salah satu aliran perguruan dibawah naungan PB FORKI, yakni Perguruan Karate-Do Indonesia (PERKAINDO) secara resmi telah dikembalikan ke nama aslinya, Shotokan Karate-Do Indonesia yang disingkat SHOTO-KAI.
Dan perubahan nama itu telah dideklarasikan di Airlangga Room, Hotel Bumi Surabaya (Hotel Hayat) di Surabaya, Minggu (19/4) lalu. Dalam deklarasi itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) SHOTO-KAI, Frans Fernando menjelaskan bahwa, perubahan nama dari PERKAINDO ke SHOTO-KAI dilakukan dalam musyawarah nasional (Munas) bersama pengurus PERKAINDO yang dihadiri Kebid Pembinaan PB FORKI, Maju Daryanton Hutapea di Hotel Century-Park Jakarta, bulan Februari 2009 lalu. Saat itu, dengan pertimbangan agar perguruan ini (PERKAINDO) bisa kembali eksis dan mendukung perkembangan pembinaan olahraga karate yang dinaungi PB FORKI, disepakati agar namanya dikembalikan ke nama asli, yakni SHOTO-KAI, yang mana nama dan logonya kembali ke aslinya, yakni logo dalam rupa macan. "Dengan pendeklarasian ini, saat rakernas PB FORKI di Lampung bulan Juni nanti, dimohon kepada PB FORKI agar perubahan nama ini diumumkan secara resmi," pinta Frans Fernando, Ketua Umum PB SHOTO-KAI masa bakti 2009-2014.

Masih kata Frans Fernando, setelah pendeklarasian ini, PB PERKAINDO yang tadinya berpusat di Jakarta, kini berpindah ke Surabaya di Jawa Timur. "Setelah deklarasi ini, PB SHOTO-KAI sudah membulatkan tekad untuk menyumbang atlet-atlet berprestasi ke PB FORKI untuk mengikuti seluruh program kegiatan yang dilakukan PB FORKI, misalnya menyumbangkan atlet untuk agenda nasional maupun internasional.

Pada bulan Agustus nanti, PB SHOTO-KAI akan melaksanakan Kejuaraan Karate Terbuka (Open Kejurda) dan kegiatan Gasuku Nasional di Kupang-NTT. "Alasan menggelar Open Kejurda di NTT karena pertimbangan pasukan terbesar ada di NTT, dimana anggotanya saat ini meliputi 12 pengurus cabang," jelas Frans Fernando.

Sementara itu, Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan PB FORKI, Maju Daryanto Hutapea yang hadir dalam deklarasi itu, dalam sambutannya menjelaskan, perubahan nama ini karena PB PERKAINDO yang sebelumnya tak aktif melakukan program kegiatan, oleh pengurusnya mendatangi PB FORKI untuk berkonsultasi agar bagaimana bisa kembali eksis dalam mendukung usaha memajukan karate di Indonesia ke depan. Maka disepakatilah untuk merubah nama dari PB PERKAINDO ke SHOTO-KAI yang dilalui dalam Munas di Jakarta, Februari lalu.

Dengan deklarasi ini, Maju Daryanto meminta kepada pengurus besar yang baru agar memenuhi segala persyaratan yang ada, baik AD/ART, mars dan sebagainya sehingga saat Rakernas di Lampung nanti diumumkan secara resmi ke forum.

Maju Daryanto mengatakan, atas pendeklarasian ini, SHOTO-KAI diminta untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia, agar karate Indonesia bisa tetap eksis, tidak saja di dalam negeri, namun di dunia internasional. "Saya mau katakan bahwa saat ini Karate Indonesia terancam dengan bersinarnya atlet-atlet asal Vietnam dan Malaysia. Kita harus siap, kalau tidak kita akan tertinggal. Karena itu, saya harap agar segala ego pribadi, kelompok atau perguruan serta konflik interest lainnya yang selalu menghambat perkembangan olahraga ini, supaya dihindari. Marilah kita bersatu dan berusaha memberi sumbangsih terbaik untuk PB FORKI," pinta Maju Daryanto.

Pendiri PERKAINDO dan SHOTO-KAI yang juga sesepuh karate Indonesia, Usman Tambang yang mendapat kesempatan berbicara dalam forum itu mengatakan, sebenarnya peguruan SHOTO-KAI ini bukan baru di Indonesia. Kalau melihat sejarah, perguruan ini sudah ada sejak tahun 1969. Hanya saat itu, oleh induk organisasi karate di Indonesia, PB FORKI tak mengijinkan agar perguruan ini ikut dalam kegiatan pertandingan yang dilakukan FORKI.

Maka diubah namanya menjadi PERKAINDO. Dalam perjalanannya, kata Usman, program kegiatan yang dilakukan PERKAINDO makin minim dan tidak aktif. Ini semua karena faktor usia dirinya serta minimnya dukungan dana yang membuat organisasi ini menjadi kurang aktif melaksanakan program kegiatan. Ketika ada Frans Fernando yang siap meneruskan perguruan ini dengan mengembalikan ke nama aslinya, SHOTO-KAI, maka dengan penuh keiklasan dia menyerahkan kelanjutan perguruan ini dengan harapan ke depan terus eksis dengan kegiatan-kegiatannya.

Dalam pendeklarasian itu, PB SHOTO-KAI secara resmi memberikan penghargaan DAN Kehormatan kepada tiga tokoh karate Indonesia, yakni Maju Daryanto (DAN VIII Shotokan), Usman Tambang (DAN VI Shotokan) dan serta Segar Gunawan (DAN VI Shotokan).
Tak hanya itu, saat deklarasi, selain hadir Sekretaris PB FORKI, hadir juga pengurus daerah SHOTO-KAI dari NTT, NTB, Bali, DKI, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Maluku.
Deklarasi itu juga dimeriahkan dengan penampilan atlet-atlet SHOTO-KAI Jawa Timur yang tampil memeragakan juru komite dan kata, baik perorangan maupun beregu. (aln)


SUSUNAN PB SHOTO-KAI
(Masa Bakti 2009-2014)

Pembina : Drs. Usman Tambang
Penasehat : Seger Gunawan
Ketua Umum : Fransiscus Fernando, SE
Wakil Ketua Umum : Johan Rumagit, SE, Ak
Ketua Dewa Guru : Hatta Edison
Wakil Ketua Dewan Guru : Fransiscus Fernando
Sekretaris Jendral : Dra. Damayanti Srilestari
Wakil Sekretaris Jendral : Juleini Selviani
Bendahara Umum : Merrsy Luistan Lumba, SE
Wakil Bendahara Umum : Robertus Fernando
Bidang Pembinaan Prestasi : Lolita Ratna Wulan, SE
Bidang Organisasi : Agustakari Arifin, SH
Bidang Litbang : Drs. Ir. Johanes Paulus, MM
Bidang Hubungan Daerah : F. A. Setiawan Joko Martono
Bidang Hubungan Luar Negeri : Elly Susana, A.Md
Bidang Dana : 1. Fandy Halim, ST
2. Kusuma Atmadja, SH
Bidang Humas : Kristanti Anggraeni, SH
Seksi Pertandingan : Maria Dian Natalianingsih, S.Pd
Seksi Perwasitan : Joko Mulyo, S.Pd
Seksi Latihan dan Ujian : 1. Edhi Noviayanto H.
2. Yoktan Taneo
Seksi Kesehatan : 1. dr. Kartika Sri Redjeki
2. dr. Dody Taruna
Seksi Umum : Martin Imanuel


SUMBER : http://www.timorexpress.com/index.php?act=news&nid=31754
Read More...

Senin, 07 Mei 2012

KEJUARAAN DUNIA KARATE1 WKF PREMIER LEAGUE JAKARTA 2012

KEJUARAAN DUNIA KARATE1 WKF PREMIER LEAGUE JAKARTA 2012



Read More...

GUBERNUR SUMUT PUJI ATLET KARATE JUNIOR

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Di akhir pekan pada umumnya anak-anak remaja menghabiskan waktunya di rumah atau berlibur bersama keluarga. Namun, atlet-atlet junior karateka di Sumatera Utara tidak melakukan itu. Mereka lebih memilih mengukir prestasi di Kejuaraan Daerah Junior Federasi Olahraga Karateka-do Indonesia (Forki) Sumut.

Pujian ini dilontarkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho saat membuka Kejurda Junior Forki Sumut, Sabtu (5/5/2012). Kejuaraan yang akan berlangsung hingga Minggu (6/5/2012) berlangsung di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Jl Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara.

"Saya sangat berterima kasih atas dedikasi atlet-atlet karate junior. Tidak banyak yang memilih untuk bekerja keras mengukir prestasi seperti yang kalian lakukan di sini. Mungkin anak-anak lain sedang berlibur hari ini, tetapi kalian memilih untuk bertanding di sini," ujar Gatot.

Ia berharap dari Kejurda Junior Forki Sumut ini akan lahir bibit baru yang akan mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional. Seperti para seniornya, Jintar Simanjuntak dan Donny Dharmawan yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di SEA Games 2011 lalu.

"Kejurda ini sekaligus akan menjadi tempat seleksi siapa yang berhak mengikuti Kejurnas Piala Mendagri di Manado. Saya harap semuanya bertanding dengan sungguh-sungguh," ujar Gatot.

Kejurda Junior Karate yang dilaksanakan Pengurus Provinsi Forki Sumut ini diikuti oleh 362 peserta 362 dari 21 Pengcab dan 17 Pengda. Peserta akan bertanding di 26 kelas.

Ketua Umum Pengprov Forki Sumut Rahmat Shah mengaku senang dengan pelaksanaan Kejurda Junior Karate tahun ini. Pasalnya, baru kali ini Kejurda dilaksanakan ditempat yang sangat layak. "Terima kasih kepada Bapak Plt Gubernur yang membantu memberikan izin penggunaan gedung serba guna ini. Ini menjadi even pertama yang dilakukan di tempat ini," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini atlet-atlet karate dari Sumatera Utara sudah sangat diperhitungkan di tingkat nasional. "Untuk mencapai prestasi puncak dibutuhkan pelatihan yang komprehensif, berkesinambungan, dan terukur. Semuanya bergantung pembinaan. Kami Forki sumut tidak akan bisa berbuat banyak jika tidak ada kerjasama dengan semua pihak," jelas anggota DPD RI ini.

Namun ia mengaku masih banyak terjadi kekurangan di mana-mana. "Harapan kami Pemda memberikan perhatian lebih kepada olahraga khususnya karate. Seperti saat ini kami selalu kewalahan, seperti sarana pendukung juga masih sangat minim," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Kebun Binatang Indonesia.

Meski demikian, Rahmat Shah berkomitmen akan terus berkontribusi untuk memajukan olahraga di Sumut. "Harapan kami Kejurda Junior ini dapat melahirkan atlet-atlet yang akan menjadi juara pada kejuaraan yang lebih besar," katanya.
SUMBER : http://www.tribunnews.com/2012/05/05/gubernur-sumut-puji-atlet-karate-junior
Read More...

KEJUARAAN KARATE PIALA PANGLIMA TNI TERBUKA 2012



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, membuka Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI Terbuka tahun 2012, yang diikuti sekitar 500 peserta karate dari seluruh Indonesia di GOR POPKI Cibubur Jakarta Timur, Kamis (26/4/2012) malam.

Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI Terbuka tahun 2012, merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan, sebagai bagian dari pembinaan olahraga prestasi TNI-Polri dan pembinaan prestasi karate nasional.

Kegiatan ini didedikasikan untuk satu tujuan, yaitu integrasi dan prestasi, sesuai tema: “Dengan Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI Terbuka Tahun 2012 kita tingkatkan persaudaraan antar karateka dan menumbuhkan semangat karate sejati guna mencapai prestasi yang lebih tinggi”.

Dalam keterangan pers yang diterima Tribunnews.com, Panglima TNI mengatakan, kepada seluruh pengurus KOMI (Komite Olah Raga Militer Indonesia) Angkatan dan pengurus Provinsi, serta klub cabang olahraga karatedi seluruh tanah air, kejuaraan karate ini agar dijadikan sarana membangun sinergitas dan evaluasi terhadap pencapaian prestasi nasional maupun internasional. Karate diharapkan dapat menghadirkan berbagai terobosan baru dan kreativitas inovatif dalam pembinaan prestasi.

Panglima TNI juga memberikan apresiasi atas terbitnya buku karangan Sensei Kolonel Laut (S) Ivan Yulivan, dengan judul: The Way Of Karate-Do dan Petuah Sang Guru serta buku Karatewa Kunshi No Bugei, karate adalah beladiri orang-orang bijaksana.

Kejuaraan karate diikuti kelompok TNI/Polri, PNS TNI/Polri dan kelompok umum, dengan mempertandingkan Kumite Perorangan Putra dan Putri, Kumite Beregu Putra dan Putri, KATA Perorangan Putra dan Putri serta KATA Beregu Putra dan Putri.
SUMBER : http://www.tribunnews.com/2012/04/27/kejuaraan-karate-piala-panglima-tni-terbuka-2012
Read More...

INDONESIA TUAN RUMAH KOMPETISI KARATE SEDUNIA 2012


Bola.net - Federasi Karate Dunia (WKF) menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah Kompetisi Liga Utama Ke-6 WKF pada 2012 kata Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki), Hendardji Soepandji.





"WKF telah menetapkan Indonesia menjadi tuan rumah WKF Premier League keenam tahun depan, di mana dalam satu tahun minimal akan ada lima kompetisi dan maksimal 10 kompetisi," katanya di Jakarta, Kamis (5/5).

Pada 2011, kompetisi itu sudah mulai 15-16 Januari di Paris, Prancis dan akan dilanjutkan pada 17-18 September di Istambul, Turki, serta pada 12-13 November di Salburg, Austria.

Pada 2012, rencananya kompetisi itu digelar di Zurich, China, dan Indonesia. "Jadwal kompetisi yang tahun depan masih akan ditentukan tanggal dan bulan kompetisinya pada 6 Juni 2011 nanti oleh WKF, dan Indonesia kebagian kompetisi yang keenam," katanya.

Ia mengatakan, peserta kompetisi itu merupakan atlet pilihan yang harus terdaftar sebagai anggota WKF dan mendapat kartu identitas WKF.

Pemenang kompetisi mendapatkan medali dan hadiah berupa uang. Juara pertama perorangan 300 euro, kedua 200 euro, dan ketiga 100 euro, sedangkan juara pertama tim 600 euro, kedua 400 euro, dan ketiga 200 euro.

Ia menjelaskan, setiap atlet akan mendapat skor dan peringkat sesuai sistem WKF. Peraih skor dan peringkat tertinggi pada akhir putaran sesi liga utama WKF disebut Grand Winner. Peraih skor dan peringkat tertinggi perorangan akan mendapat hadiah uang 1.000 euro dan tim 1.500 euro. (ant/zul)

SUMBER : http://www.bola.net/olahraga_lain_lain/karate-indonesia-tuan-rumah-kompetisi-dunia-2012-6e2e3b.html Read More...