INSTITUT KARATE-DO INDONESIA
Dojo 104 - Jakarta Selatan

Senin, 06 Agustus 2012

OLIMPIADE - KARATE TIDAK KHAWATIR DIDAHULUI WUSHU


Tokyo, Kompas - Direktur Federasi Karate Jepang atau JKF Shigeo Kurihara menegaskan, ia tidak pernah khawatir sedikit pun karate akan didahului wushu untuk dipertandingkan di olimpiade.

”Perjuangan kami menuju olimpiade memang panjang. Namun, kami tidak khawatir sedikit pun dengan wushu, seni bela diri tradisional China, masuk olimpiade,” kata Kurihara di ruang kerjanya di kantor JFK, Tatsumi, Koto-ku, Tokyo, Jepang, Senin (23/8).

”Dari mana pun negara yang muncul dalam kejuaraan wushu, pasti atletnya yang ditampilkan masih keturunan orang China. Itu berbeda dengan karate,” ujarnya.

Kalau karate, kata Kurihara, dalam setiap kejuaraan di semua tingkatan, karateka yang muncul kebanyakan dari negara asalnya. ”Orang Jepang, paling ya muncul dari kontingen Jepang sendiri,” timpal Yukoi Fujita yang mendampingi Kurihara.

Persatuan Federasi Wushu Internasional (IWUF) dalam lima tahun terakhir gencar melaksanakan berbagai kegiatan tingkat dunia. Bahkan, pada Olimpiade Beijing 2008, wushu menggelar kejuaraan yang waktunya bersamaan dengan gelaran olimpiade. Artis laga Jackie Chan kemarin mengusulkan agar wushu juga dipertandingkan di arena olimpiade.

Federasi Karate Dunia (WKF) dan JKF, menurut Kurihara. sudah berupaya agar karate masuk ke olimpiade sejak 2004 ketika ada pertemuan anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Singapura. Pertemuan itu untuk memilih dua dari tujuh cabang tambahan yang akan dipertandingkan di olimpiade, termasuk karate.

”Namun, pada kesempatan itu, karate belum berhasil masuk menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan di Olimpiade London 2012,” katanya.

Pada pertemuan IOC di Kopenhagen, Denmark, yang menentukan Rio de Janeiro, Brasil, sebagai tuan rumah Olimpiade 2016, karate kembali gagal masuk. Saat itu ada lima cabang, yakni golf, rugbi, squash, sofbol, dan karate. ”Namun, dalam rapat penentuan dua cabang yang akan masuk ke dalam Olimpiade
XXXI-2016 Rio de Janeiro, lagi- lagi karate kalah dari golf dan rugbi,” ungkap Kurihara.

Sebab, kata Presiden JKF itu, dalam pemungutan suara anggota IOC, cabang karate hanya berada pada nomor urut ketiga. ”Karate di bawah cabang golf dan rugbi. Itu sebabnya kami berharap karate akan menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan di olimpiade, kalau Tokyo bisa terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 mendatang,” katanya. (Nicolas Korano LMS dari Tokyo, Jepang) SUMBER : http://nasional.kompas.com/read/2010/08/24/03385192/karate.tidak.khawatir.didahului.wushu

0 komentar: