INSTITUT KARATE-DO INDONESIA
Dojo 104 - Jakarta Selatan

Kamis, 14 Juni 2012

FORKI, BRI, ADARO, DAN ARTHA GRAHA KOLABORASI DATANGKAN KARATEKA DUNIA


JAKARTA - Kejuaraan Dunia Federasi Karate-Do Dunia (WKF) Premier League 2012 dipastikan berlangsung seru dan meriah. Selain diikuti karateka dari lima benua, peserta yang tampil pun merupakan yang terbaik di dunia. Itu yang membuat kejuaraan karate WKF Premier League pertama di Indonesia itu lebih menggairahkan.

“Kami harap semua berjalan dengan lancar. Yang jelas, kami sudah mempersiapkan ini secara maksimal maksimal mulai dari perlengkapan pertandingan, akomodasi peserta, akomodasi wasit dunia, dll. Kami akan berusaha keras untuk tidak mengecewakan kontingen yang ingin adu kebolehan di ajang ini,” ujar Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji yang juga calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen.Tak sendirian, Forki didukung bapak angkat karate, Bank BRI, Adaro, dan Artha Graha Peduli dalam menggelar kejuaraana dunia karate ini. “Kami sangat senang bisa kembali bekerja sama dengan PB Forki tahun ini. Dan, kami sangat mendukung penuh penyelenggaraan Kejuaraan Karate Premier League ini. Apalagi, ini eventdunia pertama yang digelar di Indonesia,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhammad Ali.

Menurut Ali, Bank BRI akan terus menjaga komitmennya untuk mendukung perkembangan olahraga Indonesia. Apalagi, mereka sekarang memiliki program CSR melalui Bank BRI Peduli Olahraga. Jadi, Ali mengaku sangat senang bisa ikut ambil bagian dalam penyelenggaraan Karate Premier League 2012.

”Sebelum ini, kami juga sudah dua kali berpartisipasi dalam Kejuaraan Karate Indonesia Open. Dan, kami bangga level Indonesia Open meningkat menjadi Premier League. Tentunya, itu turut mengangkat nama kami sebagai bapak angkat karate,” tambah Ali.

Indonesia dipilih WKF sebagai tuan rumah Karate Premier League ini karena Forki dinilai sangat konsisten mengikuti ajang-ajang WKF, baik level dunia maupun premier league. Bahkan, tahun lalu, Indonesia ikut dalam 8 kejuaraan internasional.

Yang bikin ajang Premier League kali ini menjadi sangat menarik yakni setiap negara atau klub dipastikan akan menurunkan karateka terbaiknya guna mendapatkan poin dari seri kejuaraan dunia WKF ini.

”Dalam event ini, para karateka langsung mendaftar di WKF melalui online. Antusiasme mereka juga sangat luar biasa,” ujar Ketua Bidang Luar Negeri PB Forki Iwan Setiawan.

Pastinya, para karateka terbaik dunia sudah menyatakan akan ikut ambil bagian pada kejuaraan karate profesional tersebut. Bahkan, sampai 6 Juni lalu, tercatat 234 kompetitor dari 37 klub di 26 negara menyatakan keikutsertaannya pada kejuaraan yang akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 23-24 Juni mendatang.

Selain Indonesia yang menurunkan 36 karatekanya, Iran termasuk negara yang menurunkan karateka terbanyak, yakni sekitar 32 orang. Begitu juga Australia dan Jepang menurunkan cukup banyak atletnya untuk bersaing pada kejuaraan dunia karate WKF Premier League yang pertama di Indonesia ini, yakni 18 dan 13 peserta.

Yang jelas, persebaran peserta kejuaraan ini sangat luar biasa. Selain peserta dari negara-negara Asia, Jepang, Iran, Qatar, Kuwait, Malaysia, Hong Kong, peserta dari empat benua lainnya juga turut ikut serta. Dari benua Amerika misalnya, beberapa karate dari Bolivia, Venezuela, dan Cile menyatakan ikut ambil bagian. Sementara Eropa diwakili para karateka terbaik asal Perancis, Swedia, Ukraina, Rusia, dan Wales. Begitu juga wakil benua Australia, yakni Selandia Baru, sudah mengirimkan daftar atletnya untuk bertanding di ajang WKF Premier League Jakarta tersebut. Sementara benua Afrika diwakili Afrika Selatan dan Senegal.

Sejauh ini, sistem pendaftaran yang dilakukan langsung melalui WKF. Artinya, para karateka dunia melakukan pendaftaran bukan kepada panitia di Indonesia, melainkan lewat jalur online yang dibuka WKF. Termasuk, tim tuan rumah Indonesia melakukan pendaftaran melalui jalur online.

Khusus ajang Karate1 WKF Premier League, Indonesia sudah mencatatkan prestasi bersejarah dengan merebut dua medali emas lewat kata beregu putra dan putri pada Kejuaraan Dunia Karate1 WKF Premier League di Istanbul, Turki, September tahun lalu.

Tentunya, prestasi ini diharapkan bisa dipertahankan tim pelatnas SEA Games 2013 di Premier League Jakarta kali ini. Apalagi, status Indonesia adalah tuan rumah, yang pastinya akan sangat membantu dalam peningkatan motivasi para karateka.

”Kami berharap kejuaraan ini bisa terselenggara dengan lancar. Yang jelas, kami sudah siap melaksanakan itu karena kami sudah mempersiapkan event ini cukup lama. Dan, kami berterima kasih banyak atas dukungan para sponsor seperti Bank BRI, Adaro, dan Artha Graha Peduli, yang turut menyukseskan acara ini,” ujar Ketua Panitia Brigjen Pol Syafruddin yang juga Kapolda Kalimantan Selatan.

Syafruddin nmenanbahkan, kelas yang dipertandinkan di juaraan ini senior, Kata perorangan putra/putri, Kata beregu putra/putri. Kumite perorang putra – 60 kg, 67 kg, - 84 kg, dan + 84 kg. Kumite perorangan putri terdiri kelas – 50 kg, - 55 kg, – 61 kg, - 68 kg, dan + 68 kg.

“Disamping mendapatkan medali dan maskot, peraih medali kumite putra/putri dan kata perorangan putra/putri, mendapat hadiah uang meliputi: medali emas EUR 500,- perak EUR 300,- dan perungu EUR 100,- Sedangkan untuk beregu putra/putri medali emas EUR 600.- perak EUR 400.- dan perunggu EUR 200”. Tegas Ketua Panita Syafruddin ***M Ridwan SUMBER : http://www.pbforki.org/index.php?option=com_content&view=article&id=886:forki-bri-adaro-dan-artha-graha-kolaborasi-datangkan-karateka-dunia&catid=68:news&Itemid=113

0 komentar: