INSTITUT KARATE-DO INDONESIA
Dojo 104 - Jakarta Selatan

Kamis, 29 September 2011

SENTAJA MEMATIKAN KARATE

Read More...

Jumat, 23 September 2011

TINGKATAN DAN PANGGILAN KARATE-KA



  1. Tingkat Pemula, dimulai dari sabuk putih sampai dengan sabuk coklat atau dari kyu 9 s/d kyu 1, yang dipanggil Kohai.
  2. Tingkat Dan atau Mahir, disebut Yudansha yang umumnya dari Dan I s/d Dan X.
Khusus Yudhansa ada banyak istilah lebih spesifik dalam hal penyebutan nama, yaitu sebagai berikut :
  1. Sempai, artinya senior. Umumnya di Shotokan digunakan para Kohai untuk memanggil mereka yang memiliki jabatan sebagai asisten pelatih / pelatih biasa dengan level Dan I - Dan III.
  2. Sensei, artinya guru. Level tingkatan Dan IV-Dan V.
  3. Renshi/Dai Sensei, artinya guru ahli/guru utama. Level tingkatan Dan VI - Dan VIII.
  4. Shihan/Hansi, artinya maha guru. Level tingkatan Dan IX - Dan X
Sumber : http://tako-sttc.blogspot.com/2011/03/tingkatan-dan-panggilan-karate-ka.html
Read More...

SHOTOKAN KATA


  1. Heian Shodan
  2. Heian Nidan
  3. Heian Sandan
  4. Heian Yodan
  5. Heian Godan
  6. Tekki Shodan
  7. Tekki Nidan
  8. Tekki Sandan
  9. Bassai Dai
  10. Bassai Sho
  11. Kanku Dai > Shitei Kata / Kata Wajib
  12. Kanku Sho
  13. Jion > Shitei Kata / Kata Wajib
  14. Empi
  15. Gankaku
  16. Jitte
  17. Hangetsu
  18. Sochin
  19. Chinte
  20. Jiin
  21. Wankan
  22. Unsu
  23. Nijushiho
  24. Meikyo
  25. Gojushiho Dai
  26. Gojushiho Sho
Read More...

ESENSI POKOK DALAM MEMAINKAN KATA


  1. Tenaga, dicapai dengan pemahaman yang mendalam tentang Kihon secara utuh yang dipoles secara sempurna dengan bantuan pernapasa yang benar agar dapat menghasilkan keluaran/output tenaga yang semaksimal mungkin
  2. Irama, dicapai dengan menguasai secara total pengaturan cepat lambatnya (tempo) pergerakan dalam sebuah Kata yang bersumber pada Embusan (garis arah baku dari pergerakan sebuah Kata).
  3. Keindahan, dicapai lewat peneguhan diri akan dua spirit yang harus diketahui. 
  • spirit dalam > yaitu pemahaman mendalam tentang arti historis-filosofis dari kata yang dimainkan dan ditampilkan dalam bentuk ekspresi yang mempertegas akan hal itu dan mampu memancarkan aura tersendiri bagi yang menyaksikan.
  • spirit luar > yaitu bahasa tubuh yang harus mampu menarik perhatian karena mendukung esensi yang hendak dicapai oleh seseorang yang memainkan Kata. Pergerakan pinggul dan kelenturan tubuh merupakan dua contoh dalam hal ini.
Sumber : http://tako-sttc.blogspot.com/2011/03/3-hal-yang-menjadi-esensi-pokok-dalam.html
Read More...

KUMPULAN GAMBAR-GAMBAR SHOTOKAN KATA

























Read More...

NIJU KUN


1.      空手道は礼に始まり礼に終る事を忘るな
(Karate-do wa rei ni hajimari rei ni owaru koto a wasaru na)
       Karate-do begins and ends with rei
Karate-do dimulai dan diakhiri dengan penghormatan.
  1. 空手に先手なし
    (Karate ni sente nashi)
    There is no first strike in karate
Dalam Karate-do hal yang pertama dilakukan bukan menyerang.
  1. 空手は義の補け
    (Karate wa, gi no taske)
    Karate stands on the side of justice
Karate-do adalah bantuan untuk keadilan.
  1. 先づ自己を知れ而して他を知れ
    (Mazu onore o shire, shikashite ta o shire)
    First know yourself, then know others
Kuasai dirimu sendiri sebelum menguasai orang lain
  1. 技術より心術
    (Gijitsu yori shinjitsu)
    Mentality over technique
Semangat pemahaman harus lebih utama, barulah kemudian teknik.
  1. 心は放たん事を要す
    (Kokoro wa hanatan koto o yosu)
    The heart must be set free
Selalu siap untuk membebaskan pikiranmu.
  1. 禍は懈怠に生ず
    (Wazawai wa ketai ni seizu)
    Calamity springs from carelessness
Kecelakaan akan muncul dari kelalaian.
  1. 道場のみの空手と思ふな
    (Dojo nomino karate to omou na)
    Karate goes beyond the dojo
Jangan pernah berpikir bahwa latihan hanya dalam Dojo.
  1. 空手の修業は一生である
    (Karate-do no shugyo wa isssho de aru)
    Karate is a lifelong pursuit
Tak ada batas dalam mempelajari Karate-do, ia akan meliputi seluruh kehidupanmu.
  1. 凡ゆるものを空手化せよ其処に妙味あり
    (Ara yuru mono o karateka seyo; sokoni myomi ari)
    Apply the way of karate to all things. There in lies its beauty
Jalani kehidupan sehari-hari dalam konteks Karate-do, maka kamu akan menemukan Myo (sebuah rahasia besar).
  1. 空手は湯の如し絶えず熱度を与えざれば元の水に還る
    (Karate Wa Yu No Gotoku Taezu Netsu O Atae Zareba Motono Mizuni Kaeru)
    Karate is like boiling water; without heat, it returns to its tepid state
Karate-do seperti air dalam teko, bila tak dipanaskan ia pun akan tetap dingin.
  1. 勝つ考は持つな負けぬ考は必要
    (Katsu kangae wa motsuna; makenu kangae wa hitsuyo)
    Do not think of winning. Think, rather, of not losing
Jangan berpikir kamu harus menang, tetapi berpikirlah kamu tidak boleh kalah.
  1. 敵に因って轉化せよ
    (Tekki ni yotte tenka seyo)
    Make adjustments according to your opponent
Pertarungan ditentukan dengan bagaimana kamu mengontrol gerakanmu ataukah tidak (gerakanmu ditentukan lawanmu).

  1. 戦は虚実の操縦如何に在り
    (Tattakai wa kyo-jitsu no soju ikan ni ari)
    The outcome of a battle depends on how one handles emptiness and fullness (weakness and strength)
Kemenangan tergantung kemampuanmu untuk membedakan antara titik yang mudah diserang dan tidak.
  1. 人の手足を剣と思へ
    (Hi to no te-ashi wa ken to omoe)
    Think of hands and feet as swords
Pikirkan bahwa tangan dan kakimu sebagai pedang.
  1. 男子門を出づれば百万の敵あり
    (Danshi mon o izureba hyakuman no teki ari)
    When you step beyond your own gate, you face a million enemies
Jika kamu keluar rumah, bayangkan selalu ada banyak musuh yang siap menantimu.
  1. 構は初心者に後は自然体
    (Kamae wa shoshinsha ni atowa shizentai)
    Kamae is for beginners; later, one stands in shizentai
Kuda-kuda dan bentuk tubuh adalah untuk pemula, karateka tingkat mahir lebih baik dengan Shizentai (posisi tubuh alami) dalam sebuah pertarungan.
  1. 形は正しく実戦は別物
    (Kata wa tadashiku, jisen wa betsumono)
    Perform kata exactly; actual combat is another matter
Memainkan Kata adalah satu hal, penerapan dalam sebuah pertarungan yang sesungguhnya adalah lebih berarti.
  1. 力の強弱体の伸縮技の緩急を忘るな
    (Chikara no kyojaku tai no shinshuku waza no kankyu)
    Do not forget the employment of withdrawal of power, the extension or contraction of the body, the swift or leisurely application of technique
Jangan pernah lupa koreksi terus menerus terhadap ; pengaturan lembut/kerasnya tenaga, perengangan/pemanasan anggota tubuh, dan pengaturan cepat lambatnya sebuah teknik.
  1. 常に思念工夫せよ
    (Tsune ni shinen ku fu seyo)
    Be constantly mindful, diligent, and resourceful, in your pursuit of the Way
Selalu memikirkan dan menemukan cara untuk melaksanakan semua ajaran ini setiap hari.
Sumber : http://tako-sttc.blogspot.com/2011/03/niju-kun.html
Read More...