INSTITUT KARATE-DO INDONESIA
Dojo 104 - Jakarta Selatan

Rabu, 13 Maret 2013

GASHUKU & UJIAN DAN ZONE III JAKARTA 2013



I. DASAR
1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga INKAI;
2. Surat Pengurus Pusat INKAI No.04/INPUS/II/2013 tanggal 18 Februari 2013;
3. Program Kerja Pengurus Provinsi INKAI DKI Jakarta.

II. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Untuk menambah wawasan mengenai Teknik Karate dan peningkatan kualitas
2. Untuk saling mengenal anatr Karateka dari cabang/daerah lain dan sebagai ajang silaturahmi bagi karateka
3. Untuk melaksanakan pembinaan fisik dan mental
4. Untuk memperkokoh rasa persaudaraan dan menciptakan rasa persatuan serta kesatuan

III. PESERTA
1. Karateka anggota INKAI yang memenuhi persyaratan di Wilayah Zone III yang meliputi: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan anggota affiliasi.
2. Dapat diikuti oleh Karateka anggota INKAI dari luar Wilayah Zone III

IV. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Gashuku & Ujian DAN INKAI Wilayah Zone III tahun 2013 dilaksanakan pada :
Hari/tanggal : Jumat s/d Minggu, 5 s/d 7 Juli 2013
Tempat : Graha Wisata Ragunan Jakarta Selatan

V. PENDAFTARAN
1. Data dan jumlah peserta dari daerah masing-masing dapat diserahkan ke Sekretariat Panpel terlebih dahulu untuk proses administrasi dari tanggal 1 s/d 5 Juli 2013
2. Untuk menyelesaikan administrasi dapat dilakukan di lokasi tanggal 5 Juli 2013 s/d jam 13.00 WIB

Sekretariat Panpel : Jln. Raya Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan Telp : HP.081316562010 Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520
Contact Person : H. Rakimin : 08129598282
Samhari : 08176667567
081310666976

VI. PERSYARATAN PESERTA
1. Persyaratan Umum :
a. Mengisi Formulir yang disediakan oleh panitia
b. Membayar Uang Gashuku sebesar Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah)
c. Membawa Surat Pengantar/Rekomendasi dari Pengurus Cabang diketahui oleh ketua MSH.Provinsi dan disahkan oleh Pengurus Provinsi/Affiliasi.
d. Membawa buku kehadiran latihan di Cabang/Daerah/Affiliasi.
e. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
f. Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 4x6 dan 2x3 masing-masing 3 lembar.
g. Membayar uang iuran MSH selama 2 tahun kedepan sebesar Rp 240.000,- (24 bulan x Rp10.000) apabila tidak naik/lulus uang dikembalikan.

2. Persyaratan Khusus :

A. Ujian ke DAN-I (Penyandang Sabuk Coklat Kyu 1)
1. Penyandang Sabuk Coklat Kyu 1 minimal 6 (enam) bulan.
2. Menunjukkan Ijazah ASLI Kyu 1 yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat INKAI dan menyerahkan copynya.
3. Membayar iuran sabuk coklat, terhitung sejak tanggal di dapat kyu 1 sebesar Rp1000,-/bulan sampai dengan bulan September 2008 sedangkan iuran mulai bulan Oktober 2008 sebesar Rp 10.000,-/bulan sampai dengan pelaksanaan ujian ke DAN I.
4. Membayar uang Ujian sebesar Rp 150.000,-
5. Menguasai KATA Hean 1-5, Teki 1-3 dan Bassai-Dai
6. Semua berkas pendaftaran dimasukkan dalam MAP WARNA MERAH.

B. Ujian ke DAN-II (Penyandang DAN I Senior)
1. Penyandang DAN I Senior minimal 2 (dua) tahun.
2. Menunjukkan Ijazah ASLI Kyu 1 yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat INKAI dan menyerahkan copynya.
3. Membayar iuran MSH, terhitung sejak validnya kartu MSH sampai dengan pelaksanaan ujian DAN II sebesar Rp 1.000,-/bulan sampai dengan bulan September 2008 sedangkan iuran mulai bulan Oktober 2008 sebesar Rp10.000,-/bulan
4. Membayar uang Ujian sebesar Rp 200.000,-
5. Menguasai KATA Hean 1-5, Teki 1-3 dan 7 kata wajib (Bassai-Dai, Jion, Kanku-Dai, Jitte, Hangetsu, Enpi, Gankaku);
6. Semua berkas pendaftaran dimasukkan dalam MAP WARNA KUNING.

C. Ujian ke DAN-III (Penyandang DAN II Senior)
1. Penyandang DAN II Senior minimal 3 (tiga) tahun, usia minimal 25 tahun.
2. Menunjukkan Ijazah ASLI Kyu 1 yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat INKAI dan menyerahkan copynya.
3. Membayar iuran MSH, terhitung sejak validnya kartu MSH sampai dengan pelaksanaan ujian DAN III sebesar Rp 1.000,-/bulan sampai dengan bulan September 2008 sedangkan iuran mulai bulan Oktober 2008 sebesar Rp10.000,-/bulan
4. Membayar uang Ujian sebesar Rp 250.000,-
5. Peserta duharuskan menguasai KATA Hean 1-5, Teki 1-3 dan 7 kata wajib (Bassai-Dai, Jion, Kanku-Dai, Jitte, Hangetsu, Enpi, Gankaku);
6. Semua berkas pendaftaran dimasukkan dalam MAP WARNA BIRU.

VII. LAIN-LAIN
1. Panitia menyediakan akomodasi bagi peserta gashuku terhitung mulai tanggal 5 Juli 2013 jam 16.00 WIB s/d 7 Juli 2013 jam 13.00 WIB (penempatan kamar diatur oleh panitia).
2. Panitia menyediakan konsumsi/makan mulai tanggal 5 Juli 2013 (makan siang jam 16.00-19.00) s/d tanggal 7 Juli 2013 (makan siang).
3. Peserta diharuskan berada di lokasi tanggal 5 Juli 2013, jam 13.00 WIB.
4. Karategi/baju karate diwajibkan dipasang lambang INKAI dan lambang FORKI.
5. Peserta diwajibkan membawa alat tulis dan disarankan membawa jaket.
6. Panitia menyediakan team kesehatan hanya sampai tingkat P3K, pengobatan lanjutan menjadi tanggungan peserta masing-masing.
7. Pelatih akan ditunjuk oleh Dewan Guru, diluar yang ditunjuk oleh Dewan Guru diwajibkan membayar biaya Gashuku untuk mendapatkan akomodasi dan konsumsi.
8. Bagi peserta Pelajar atau Mahasiswa diwajibkan membawa surat rekomendasi dari sekolah/kampus

VIII. PENUTUP
Demikian ketentuan dan persyaratan Gashuku & Ujian DAN INKAI Wilayah Zone III tahun 2013 ini disampaikan, apabila ada kekurangan dan kesalahan akan diperbaiki seperlunya, atas perhatiannya disampaikan terima kasih.

PANITIA PELAKSANA

Ketua Sekretaris

Rudi Tampubolon, S.Sos Drs. Samhari

MENGETAHUI/MENYETUJUI :
KETUA UMUM PENGURUS PROVINSI
INKAI DKI JAKARTA
Read More...

Minggu, 10 Februari 2013

PELATIH KARATE PUKULI ISTRI DI DEPAN KANTOR PLN


Seorang pelatih karate, Bambang S tega menganiaya istrinya IK di pinggir jalan tepat di depan kantor PLN Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, karena meminta tanda tangan surat perceraian. Akibat kejadian itu, IK mengalami luka memar di muka, akibat dipukul oleh Bambang.

Peristiwa ini terjadi siang kemarin. Saat itu, IK mendatangi Bambang meminta ceria karena sang suami dicurigai selingkuh dengan anak muridnya. Kesal karena dimarahi, Bambang langsung mencekik leher IK dan langsung memukul

Atas kejadian tersebut, IK kemudian melaporkannya ke Mapolres Jakarta Selatan.

Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Komisaris Aswin mengatakan, kasus penganiayaan ini dilaporkan ke Mapolres Jakarta Selatan pada Minggu malam kemarin. Saat ini kasusnya sedang diselidiki dan polisi masih meminta keterangan IK.

"Masih dalam penyelidikan, karena dari keterangan korban masih belum jelas," kata Aswin di kantornya Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sumber : http://www.merdeka.com/jakarta/pelatih-karate-pukuli-istri-di-depan-kantor-pln.html

Kejadian diatas sangat memalukan dan tidak pantas dilakukan seorang Pelatih karate, saya pernah membaca sebuah buku karate, saat itu Sihan Nakayama tidak ingin bertarung dengan orang-orang dari perguruan Muangthai Boxing (Thai Boxing), namun karena anak didik Nakayama dipukuli, nakayama terpaksa membantu dan menghajar orang-orang tersebut, namun setelah Nakayama memukuli orang-orang tersebut Nakayama tidak sedikitpun senang, tapi merasa malu dan tidak mempunyai Harga Diri, seorang karateka akan sangat tidak ada harga dirinya bila karate dipergunakan tidak semestinya dan bukan pada tempatnya, seperti Sihan Gichin Funakoshi bertkata : " Karate digunakan pada saat Perundingan atau Pembicaraan baik-baik tidak dapat menyelesaikan Masalah"

Jadi untuk seluruh karate-ka dan karate-do harus bisa menguasi emosi seperti pada sumpah karate :
" SANGGUP MENGUASI DIRI "

Oss....


Read More...

KARATE EVENT 2013


Event-event Pertandingan Karate Internasional sepanjang tahun 2013
Click link dibawah ini :
https://www.sportdata.org/karate/event_list_prod/events.html Read More...

KARATE-DKI SIAPKAN FULL TIM HADAPI PIALA KSAD 2013


Para karateka DKI Jakarta bersaing keras pada Kejurda Forki untuk merebut tiket ke Piala KSAD 2013 Batam.

JAKARTA – Forki DKI Jakarta bertekad merebut gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional Karate Piala KSAD 2013 di Batam, 28 Februari–2 Maret mendatang.

Mereka pun melakukan seleksi ketat mencari karateka terbaik lewat kejurda karate yang digelar di OSO Sports Center,Bekasi,mulai kemarin hingga hari ini. Menurut Ketua Umum Forki DKI Jakarta Raja Sapta Ervian,pihaknya menggelar kejurda untuk menjaring karateka terbaik. Dia optimistis dari ajang ini akan muncul karateka-karateka yang memenuhi standar kualitas untuk menggapai ambisi Jakarta menjadi juara umum di Piala KSAD 2013.

”Kami sudah belajar dari kegagalan menjadi juara umum pada PON 2012 Riau. Karena itu,kami terus menggenjot para karateka.Kami optimistis bisa meraih gelar juara umum pada Piala KSAD mendatang,” kata Ervian,panggilan Raja Sapta. Ervian tak keliru.Kejurda kali ini memang sangat komplet karena diikuti sekitar 400 karateka dari 19 perguruan karate se-DKI Jakarta.Jadi,event ini sudah sangat representatif.

”Saya yakin para karateka sudah mempersiapkan diri sejak di perguruan masing-masing.Karena itu,saya optimistis dari kejuaraan ini akan muncul karatekakarateka terbaik yang siap meraih prestasi terbaik di Piala KSAD,”ujar Ervian. DKI Jakarta memang sangat berambisi menguasai Piala KSAD 2013.Bahkan, selepas kejuaraan ini,yang menjadi ajang penjaringan atlet Piala KSAD itu,Forki DKI akan langsung menggelar pemusatan latihan di Ragunan,mulai besok.

Menurut Sekretaris Umum Forki DKI JakartaYusran Arif,pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk tampil di Piala KSAD.Pastinya,dia akan bekerja cepat membentuk tim sekaligus menjalani pemusatan latihan demi menghasilkan karateka yang siap tempur Piala KSAD. ”Setelah selesai kejurda,kami akan langsung menggelar training camppada Rabu (13/2).Kami ingin persiapan kami lebih matang sehingga menyelenggarakan pemusatan latihan dua pekan sebelum Piala KSAD,”kataYusran.

Yang jelas,Forki DKI Jakarta akan mempersiapkan 20 karateka terbaik hasil kejurda untuk Piala KSAD nanti.Mereka akan tampil di 17 kelas yang dipertandingkan pada ajang karate bergengsi tersebut, Selain membentuk tim Piala KSAD, kejurda itu juga digelar sebagai pembinaan jangka panjang.Sebab,selain karateka senior,karateka usia hingga junior pun menjajal diri di kejuaraan tersebut.

Menurut Ervian,kejurda ini memang menjadi bagian program jangka panjang Forki DKI.Sebab, selain tim Piala KSAD, Forki DKI juga melakukan talent scouting untuk mencari bibit karateka yang dipersiapkan menghadapi ajang-ajang karate besar di masa depan,termasuk PON 2016 Bandung. raikhul amar
Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/news/karate-dki-siapkan-full-tim-hadapi-piala-ksad

Read More...

Selasa, 25 Desember 2012

26 KATA ALIRAN SHOTOKAN

KATA HEIAN
1. HEIAN SHODAN

Heian berarti “Pikiran Penuh Kedamaian”. Kata ini adalah kata pertama dari lima Kata tingkat dasar, yang diciptakan oleh Yasutsune Itosu (salah satu guru Gichin Funakoshi). Meskipun tidak diketahui bagaimana Kata Heian ini diciptakan, tetapi banyak yang berpendapat bahwa Heian merupakan bagian dari Kata yang lebih tinggi tingkatannya yaitu Kata Kanku-Dai. Itosu menciptakan Kata Heian untuk memperkenalkan Karate kedalam kurikulum sekolah untuk menghilangkan kesan tehnik yang berbahaya yang terdapat pada kata lanjutan. Heian Kata merupakan Kata Shorin, yang memperlihatkan kekuatan dan fleksibelitas gerakan.


Hal Penting :
Sikap kedepan dan Pukulan gerak maju. Memiliki 21 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.

2. HEIAN NIDAN

Heian Nidan berarti seri Heian yang kedua. Aslinya Kata ini merupakan Kata yang pertama, tetapi Gichin Funakoshi merubahnya, karena Kata ini lebih sulit untuk dipelajari maupun mengajarinya. Kata ini berhubungan dengan Kata Bassai-Dai.

Hal Penting :
Sikap balik kebelakang,tendangan menyamping,membalikan posisi pinggang/pinggul dan kombinasi tehnik. Memiliki 26 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.

3. HEIAN SANDAN

Heian Sandan berarti Heian yang ketiga dari seri Kata Heian. Kata ini berhubungan dengan Kata Jitte.

Hal Penting :
Sikap kesamping dan tangkisan atas (atas bahu/kepala). Memilki 20 gerakan dengan waktu aplikasi 40 detik.

4. HEIAN YONDAN

Heian Yondan berarti Heian keempat dari seri Kata Heian. Kata ini berhubungan dengan Kata Kanku-Dai.

Hal Penting :
Pengembangan/kontraksi, tangkisan dan tehnik penyelesaian. Memiliki 27 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.

5. HEIAN GODAN

Heian Godan berarti Kata Heian kelima dari Seri Kata Heian. Kata ini berhubungan dengan Kata Gankaku.

Hal Penting :
Fleksibilitas dan Keseimbangan. Memiliki 23 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.

KATA TEKKI
6. TEKKI SHODAN

Tekki berarti kuda besi atau posisi berkuda. Tekki Shodan adalah Kata Tekki pertama dalam seri Kata Tekki. Kata Tekki adalah Kata Shorei, menggambarkan kekuatan, tehnik yang penuh tenaga. Kata Tekki diciptakan dan direvisi oleh Yasutsune Itosu. Gichin Funakoshi menghabiskan waktu tiga tahun untuk belajar dan menguasai masing-masing Kata Tekki ini (pada waktu itu, setiap murid menghabiskan beberapa tahun untuk mempelajari Kata). Tekki Shodan mempunyai nama asli Naihanchi dan diperkenalkan oleh Yasutsune Itosu, Tekki Nidan dan Sandan diciptakan oleh Yasutsune Itosu. Belum ada penjelasan yang memadai kenapa Tekki memiliki perlintasan gerakan satu garis, meskipun kadang terpikir dilakukan dengan baju besi dan/atau diatas punggung kuda (hal ini tidak bisa diaplikasikan secara teknis). Makna dari Kata ini dapat juga pertahanan dengan latar belakang dinding/tembok atau diatas perahu.

Hal Penting
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul, dan sikap kesamping. Memiliki 29 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.

7. TEKKI NIDAN

Tekki Nidan berarti Kata kedua dari seri Kata Tekki. Tekki Nidan dan Tekki Sandan dipelajari untuk pertama kali pada level sabuk Coklat, tetapi tidak dipelajari secara intensif hingga tingkat sabuk Hitam.

Hal Penting
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul dan sikap kesamping. Memiliki 24 gerakan , dengan waktu aplikasi 50 detik.

8. TEKKI SANDAN

Tekki Sandan berarti Kata Tekki yang ketiga dari seri Kata Tekki.

Hal Penting
Posisi badan rendah yang kuat, getaran pinggul dan sikap kesamping. Memiliki 36 gerakan dengan waktu aplikasi 50 detik.

KATA LANJUTAN
9. BASSAI-DAI

Bassai-Dai berarti menghancurkan pertahanan musuh dengan kecerdikan dan menemukan kelemahan lawan (kebanyakan mengartikan “Gempuran Yang Sangat Kuat”). Kata ini dipelajari pada tingkat Kyu 3 hingga tingkat Shodan (Dan I). Aslinya disebut Passai, Kata ini pertama kali diperlihatkan di Tomari dan Shuri. Bassai-Dai adalah Kata Shorin.

Hal Penting
Rotasi Pinggul, kekuatan penuh, semangat yang kuat dan luapan tenaga, ketidak-untungan harus menjadi keuntungan. Memiliki 42 gerakan, dengan waktu aplikasi 60 detik.

10. BASSAI-SHO

Bassai-Sho berarti lebih rendah dari Bassai-Dai. Kata Shorin ini diciptakan oleh Yasutsune Itosu. Kata ini lembut, tetapi penuh tenaga walaupun tidak seperti Bassai-Dai.

Hal Penting
Tangkisan yang sangat kuat dan serangan balik yang sangat tajam. Memiliki 27 gerakan.

11. KANKU-DAI

Kanku-Dai berarti melihat dunia atau langit (dari gerakan pertama). Kata Dai menunjukkan bahwa Kata ini merupakan Kata Kanku terhebat. Kanku-Dai bernama asli Kushanku, nama seorang ahli bela diri Cina yang datang ke Okinawa pada abad ke-18. Kata ini merupakan Kata favorit dari Gichin Funakoshi dan Kata ini yang beliau pilih untuk di demonstrasikan diluar Okinawa. Gichin Funakoshi yakin bahwa Kanku-Dai memiliki semua element dasar dari Karate Shotokan. Kata ini juga merupakan favorit Sensei Okazaki yang mendemonstrasikan kata ini di buku The Best Karate. Kata ini juga menjadi bahan ujian sebagai Kata kedua dalam Ujian Nidan (Dan II).

Hal Penting
Tehnik yang cepat dan lamban, penuh tenaga dan lembut, pemekaran dan penciutan, dan lompatan dan membungkuk. Kata ini digunakan jika benar-benar terkepung oleh musuh. Keadaan/situasi juga merupakan hal penting, karena panjangnya Kata. Memiliki 65 gerakan dengan waktu aplikasi 90 detik.

12. KANKU-SHO

Kanku-Sho berarti Kata terendah didalam Kata Kanku. Kata Shorin ini merupakan perpaduan antara Heian Yondan dan Kanku-Dai.

Hal Penting
Penggunaan tenaga dengan benar, kecepatan dan pemekaran/penciutan dari otot. Memiliki 47 gerakan.

13. JITTE

Jitte (kadang dibaca Jutte) berarti tangan sepuluh atau keajaiban sepuluh. Kata Shorei ini berasal dari Tomari. Kata ini mungkin diperagakan dengan tongkat di tangan. Nama Kata ini tidak mengalami perubahan (hanya Jitte dan Gion yang tidak mengalami perubahan).

Hal Penting
Rotasi pinggul, dan tangkisan dengan tongkat. Memiliki 24 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.

14. HANGETSU

Hangetsu berarti Bulan Separuh/Setengah Bulan (berarti juga nama sikap utama dalam Kata). Kata ini adalah asli Cina dan nama aslinya adalah Seisan atau Seishan. Kata ini diperagakan pertama kali di Tomari. Kata ini adalah Kata Shorei.

Hal Penting
Pemekaran/penciutan, putaran lengan dan pergerakan kaki serta pernapasan. Memiliki 41 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.

15. EMPI

Empi (kadang disebut Enpi) berarti Burung Wallet Terbang. Kata Shorin ini dipelajari teutama di Tomari (hingga Restorasi Meiji, disebarkan ke Shuri dan Naha). Kata ini sebelumnya dikenal dengan nama Wansu atau Wanshu (Setelah seorang ahli beladiri Cina datang ke Okinawa ). Nama Kata ini diganti oleh Gichin Funakoshi. Yasutsune Itosu membuat perbaikan yang sangat berarti dari gerakan Kata yang asli.

Hal Penting
Tinggi rendah posisi badan, gerakan yang cepat (kecepatan). Memiliki 37 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.

16. GANKAKU

Gankanku berarti “Burung Bangau Diatas Karang” (nama ini diambil dari salah satu posisi dalam Kata ini – ada posisi dimana seperti burung bangau dengan satu kaki, sebagai serangan dalam mempertahankan diri). Ini merupakan Kata yang sudah sangat tua, aslinya bernama Chinto, kemudian namanya diubah oleh Gichin Funakoshi. Kata ini disempurnakan oleh Yasutsune Itosu. Gankaku merupakan Kata Shorin (walaupun kadang dikatakan sebagai Kata Shorei).

Hal Penting
Keseimbangan dan tendangan kesamping. Memiliki 42 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.

17. GION

Arti dari Gion (Kadang dibaca Jion) belum ditemukan. Ini merupakan Kata Shorei yang diberi nama setelah rahib Cina datang ke Okinawa. Gion juga merupakan nama pura di Jepang dan Cina. Dan Gion dikenal sebagai nama rahib Budha Suci. Nama Kata ini tidak mengalami perubahan. Gion dipelajari di Tomari. Versi lain dari Kata Gion ini juga dipelajari aliran Karate Wado-Ryu. Didalam mengambil nama dari rahib Budha Suci, Gion berkonotasi ketenangan, penuh kebanggaan, dan penuh kekuatan dalam mempelajarinya. Kata ini didemonstrasikan oleh Sensei Tanaka dalam buku The Best Karate.

Hal Penting
Ketenangan, gerakan penuh tenaga, dengan semangat bertarung yang hebat. Memiliki 47 gerakan dengan waktu aplikasi 60 detik.

18. CHINTE

Chinte berarti “Tangan Ajaib”. Kata ini merupakan Kata Shorin yang terdiri dari beberapa tehnik Cina yang tidak ditemukan dalam Karate Shotokan. Gichin Finakoshi mengganti namanya menjadi Shoin, tetapi kemudian kembali lagi kenama yang dahulu. Sangat sulit untuk menguasai pengunaan tenaga yang benar pada Kata ini.

Hal penting
Memiliki 33 gerakan.

19. UNSU

Unsu berarti “Tangan Bagaikan Awan”. Kata ini merupakan Kata Shorin tanpa diketahui asalnya. Tangan dengan arti tehnik tangan menyapu lawan seperti awan terbelah pisau dilangit. Masatoshi Nakayama mengingatkan bahwa Kata Unsu terlihat bagaikan “Burung gagak yang menakutkan mencoba menari “, jika Kata Heian, Kanku-Dai, Empi dan Gion sebelumnya telah dikuasai.

Hal Penting
Lompatan Tinggi dan rendah, tenik menendang, berpura-pura dan menggunakan beberapa bagian tubuh sebagai senjata. Memiliki 48 gerakan.

20. SOCHIN

Sochin berarti perasaan/keadaan tenang ditengah orang (dan nama ini diambil dari posisi utama didalam Kata ini). Kata Sochin merupakan Kata Shorei, dimodifikasi oleh Yoshitaka Funakoshi (anak dari Gichin Funakoshi).

Hal Penting
Lamban, gerakan penuh tenaga dan sikap sochin ( juga disebut sikap fudo-dachi ). Memilki 40 gerakan.

21. NIJUSHIHO

Nijushiho berarti 24 (dua puluh empat) langkah (sekarang memiliki 30 gerakan, tetapi aslinya adalah 24 gerakan kaki). Makna dari Kata ini adalah sebuah gambaran alami aliran air atau ombak (kadang gerakannya lamban dengan segala keagungan, kadang kuat dan cepat). Kata ini merupakan Kata Shorin (meskipun ada yang mengklaim sebagai Kata Shorei). Kata ini adalah Kata favorit instruktur Frank Woon-A-Tai. Pada tahun1934 Guru Gichin Funakoshi memerintahkan Masatoshi Nakayama untuk mempelajari Kata ini dari Guru Shito-Ryu, Kenwa Mabuni. Kata ini secara bertahap disesuaikan dengan tehnik Shotokan.

Hal Penting
Penggabungan total dari bermacam kekuatan dan kecepatan (Masatoshi Nakayama mengingatkan bahwa kata ini dapat menyerupai sebuah “Tarian” tanpa kepandaian yang sempurna untuk melakukannya).

22. GOJUSHIHO-DAI

Gojushiho-Dai berarti 54 (lima puluh empat) langkah (sekarang 62 gerakan). Kata Shorin ini terinspirasi dari seekor burung yang menyerang musuh dengan ketajaman paruhnya. Nama lamanya adalah Useshi. Kata ini asli dari Cina dan dipelajari di Cina hingga abad ke-20. Masatoshi Nakayama juga mempelajari Kata Gojushiho ketika dia belajar Nijushiho dengan Mabuni.

Hal Penting
Dengan segala kelembutan dan tehnik aliran.

23. GOJUSHIHO-SHO

Gojushiho-Sho berarti kata terendah di Kata Gojushiho. Kata ini merupakan Kata Shorin yang terinpirasi dari seekor burung yang menyerang musuh dengan ketajaman paruh, sayap dan cakarnya. Kemampuan tehnik tingkat tinggi sangat dibutuhkan untuk memainkan atau mengerti Kata ini.

Hal Penting
Satu hal penting dalam Kata ini adalah tehnik tangan pedang. Memiliki 65 gerakan yang mudah dikacaukan dengan gerakan Gojushiho-Dai.

24. MEIKYO

Meikyo berarti cermin membersihkan cermin (kembali mengasah tehnik Karate dengan latihan yang berulang untuk mendapatkan sebuah pengertian yang jernih tentang tehnik dan karakter Karate). Kata Shorei ini memiliki pengusaan tehnik dalam Kata Heian dengan bentuk Kata yang lebih lunak dan tenang. Nama asli Kata ini adalah Rohai. Kata ini merupakan Kata favorit Sensei Masatoshi Nakayama. Menurut cerita asli, Kata ini diambil dari sebuah tarian untuk meminta Tuhan memunculkan Dewa Matahari (Amaterasu) dari goa dimana dia bersembunyi.

Hal Penting
Memiliki 32 gerakan.

25. WANKAN

Wankan berarti “Mahkota Raja”. Kata Shorin ini tidak dijelaskan dalam buku The Best Karate. Wankan adalah Kata terpendek dari semua Kata aliran shotokan. Kata ini aslinya dipelajari di Tomari, terdiri dari gerakan lembut dan ringan dari apa yang sekarang kita lihat dalam kata aliran Shotokan.

26. JI’IN

Ji’in diciptakan sebagai sebuah penghormatan terhadap kematian dan ketenangan/ penuh kekuatan dari Gion. Nama aslinya tidak diketahui dan namanya mungkin diambil dari sumber yang sama dengan Gion. Pembahasan tentang ini belum selesai dalam buku The Best Karate. SUMBER : http://inkadopurizahara.wordpress.com/26-kata-aliran-shotokan/
Read More...